Memang
cintaku sederhana
sebab aku tak lebih dari tulang-tulang terpatri bangkai
hanya kenestapaan waktu yang kudandani
dengan rias rona ruh-ruh cinta
hanya itu yang kupunya
satu dan satu-satunya
oi, penguasa singgasana hati
cambuk aku!
rajam dadaku!
jangan membisu,
jangan butakan matamu, jangan!
lihat aku!
tersenyum menikmati lecutan pelanamu
tersenyum di tiap mimpi yang kubingkai di ruang waktu
memang
cintaku sederhana
sesederhana hijab ungu yang terbelut di lehermu
sesederhana senyum yang lahir dari bibirmu
tapi, tak sesederhana kata sederhana
kerna itu, jutaan kali terbunuh rinduku
bahkan, milyaran kali terbungkam mulutku,
membisu
memujamu cukup dalam kagumku, cukup!
jangan paksa aku mengeja kata
; i love you
sebab itu sungguh membunuhku
sungguh!
By
SAM
Padang
19.12.14

so sweet :-)
BalasHapus(o)
BalasHapus