pernah ku tulis namamu dalam lembaran-lebaran kertas menjadi satu yang mereka sebut buku
ku tulis di atas kertas di ujung pena tentang perasaanku padamu yang selalu mengalun di dalam dada
ku ungkap lewat kata-kata sederhana bertema cinta
kini kembali ku buka lembar demi lembar kenangan dalam buku yang telah lama ku simpan
bukunya memang telah menjadi kusam
namun di setiap lembaran dan kalimat yang bercerita dengan bahasanya yang sederhana mampu membuatku mengingatmu
setiap lembaran buku ini bercerita bagaimana kamu datang dan pergi
pada awalnya kamu datang dengan cinta dan akhirnya kamu pergi dengan benci
ketahuilah wahai kenangan yang pernah menjadi cintaku
aku tak sama sepertimu
sampai saat ini kau takan menyangka masih ku simpan buku kenangan yang berkisahkan tentang kita
di setiap buku yang kupunya namamu selalu ada
biarlah buku-buku ini ku tata di atas meja
buku ini akan selalu menyimpan namamu dan bercerita tentangmu
jika suatu hari ku lupa siapa kamu
berarti nafasku telah berhenti
karena aku takan membaca dalam keadaan mati

0 komentar :
Posting Komentar